Posted by : Unknown Jumat, 15 Agustus 2014

Penelitian Nigella Sativa

Pada tahun 1959, sekelompok dokter Epytian dipimpin oleh Dr Muhammad Dakhakhnî berhasil mengekstrak prinsip aktif Minyak Habbatussauda. Mereka menyebutnya "Nigellone". Mereka disuntikkan pada hewan uji dan terbukti bahwa ia tidak memiliki efek toksik atau berbahaya dan bahwa ia memiliki sifat melebarkan saluran bronkial. Inilah sebabnya mengapa dianjurkan dalam pengobatan asma dan bronkitis.

Tapi itu di tengah tahun 1980-an bahwa obat modern mendapat lebih tertarik pada kebajikan dari Habbatussauda "Nigella Sativa". Penulis utama dari studi lanjutan pertama adalah Dr Ahmed al-Qadhi, seorang dokter Mesir yang tinggal di Amerika Serikat. Temannya Syaikh al-Zandânî menjelaskan bahwa Dr al-Qadhi berpikir bahwa "sebagai Habbatussauda ini adalah obat untuk semua penyakit harus bertindak pada sistem kekebalan tubuh, yang bertanggung jawab untuk pertahanan tubuh terhadap penyakit". Memang, setelah percobaan pada pasien yang menderita insufisiensi kekebalan tubuh, dokter berhasil menunjukkan bahwa mengambil Habbatussauda meningkatkan antibodi dan secara signifikan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dari sini, Dr al-Qadhi tahu peran penting yang mungkin memiliki benih ini dalam pengobatan semua penyakit disebabkan oleh kekurangan dari sistem kekebalan tubuh. Zandânî menambahkan bahwa hasil dari pengalaman telah disetujui oleh American Institute of Biological Sciences dan bahwa Dr al-Qadhi dihargai untuk penelitian.

Dr Hassan Chamsi Pacha (kardiolog) mengatakan bahwa «[sebelumnya] studi eksperimental memang tidak menunjukkan bahwa Habbatussauda memiliki kemampuan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan akibatnya fakultas meningkat menjadi kemampuan tubuh untuk melawan mikroba dan virus.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Raja kuliah, London, dan diterbitkan pada tahun 1997 menunjukkan bahwa minyak biji hitam disusun oleh dua minyak: minyak atsiri yang mengandung prinsip aktif "thymoquinone" nya sebesar 0,45% dan minyak lemak sebesar 33%. Para peneliti menegaskan bahwa minyak atsiri ini adalah efisien dalam mengurangi peradangan artikular. Penelitian ini juga menegaskan kemampuan Habbatussauda untuk mencegah dari proliferasi mikroba.

Penelitian lain melihat kebajikan Habbatussauda dalam pengobatan untuk asma dan radang tabung bronkial. Studi lain menunjukkan bahwa Nigella Sativa meningkatkan kemampuan makrofag untuk menyerap sebagian parasit yang disebut "parasit polymorphonuclear leukosit

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © obat herbal anak - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -